Share this link via
Or copy link
Jl. Pondok Pesantren Al-Asy'ari Keras
Upaya menjaga kesehatan peserta didik terus diperkuat melalui langkah nyata. MTsN 15 Jombang bekerja sama dengan Puskesmas Brambang, Kecamatan Diwek, menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh siswa kelas 7 pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan dipusatkan di musala madrasah dan berlangsung sejak pagi dengan alur pemeriksaan yang tertib dan terarah.
Sejak awal, kegiatan ini dirancang bukan sekadar pemeriksaan rutin, tetapi sebagai bagian dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan siswa. Pihak madrasah sebelumnya telah menyampaikan sejumlah ketentuan kepada peserta, di antaranya membawa fotokopi kartu keluarga (KK), sarapan terlebih dahulu di rumah, serta membawa minum air putih secukupnya. Ketentuan tersebut dimaksudkan agar proses pemeriksaan berjalan optimal dan hasil yang diperoleh lebih akurat.
Ratusan siswa kelas 7 tampak mengikuti kegiatan dengan tertib. Mereka datang sesuai jadwal yang telah diatur, kemudian bergiliran mengikuti setiap tahapan pemeriksaan. Petugas dari Puskesmas Brambang membagi alur layanan ke beberapa titik agar tidak terjadi penumpukan peserta. Jenis pemeriksaan yang dilakukan cukup lengkap untuk ukuran layanan kesehatan dasar di lingkungan sekolah. Siswa menjalani pengecekan kondisi mata, telinga, mulut, serta kuku. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan kadar hemoglobin (HB) untuk mendeteksi potensi anemia sejak dini—kondisi yang kerap terjadi pada usia remaja dan dapat berdampak pada konsentrasi belajar.

Di setiap meja pemeriksaan, petugas tidak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga memberikan penjelasan singkat kepada siswa. Misalnya, pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, cara merawat kesehatan mata, hingga kebiasaan sederhana seperti memotong kuku secara rutin. Interaksi ini menjadi nilai tambah, karena siswa tidak hanya diperiksa, tetapi juga mendapatkan edukasi langsung yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang relatif tenang. Tidak tampak kepanikan atau kekhawatiran berlebihan dari siswa. Sebaliknya, sebagian terlihat antusias, terutama saat mengetahui kondisi kesehatannya secara langsung. Bagi beberapa siswa, ini menjadi pengalaman pertama menjalani pemeriksaan kesehatan yang cukup menyeluruh di lingkungan madrasah.
Pihak madrasah menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan. Kesehatan siswa dinilai menjadi faktor penting yang tidak bisa dipisahkan dari proses belajar. Ketika kondisi fisik terjaga, daya serap terhadap pelajaran pun akan lebih optimal.
Kegiatan CKG ini juga menjadi langkah preventif. Melalui pemeriksaan sejak dini, potensi gangguan kesehatan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti. Jika ditemukan indikasi tertentu, siswa dapat diarahkan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
Selain itu, kegiatan ini sekaligus menguatkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga bagian dari disiplin pribadi setiap siswa. Hal-hal sederhana seperti sarapan sebelum beraktivitas, menjaga kebersihan diri, dan memperhatikan asupan gizi menjadi pesan yang terus ditekankan. Pelaksanaan di musala madrasah dipilih untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran kegiatan. Ruang yang cukup luas memungkinkan alur pemeriksaan berjalan rapi tanpa mengganggu aktivitas belajar lainnya.
Melalui kegiatan ini, MTsN 15 Jombang menegaskan komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga kesehatan. Kolaborasi dengan Puskesmas Brambang menjadi contoh bahwa pendekatan lintas sektor dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik. Dari pemeriksaan sederhana yang dilakukan dalam satu hari itu, tersimpan harapan yang lebih besar: lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat dan siap menjalani proses belajar dengan lebih baik. (Anik Zahra)
.jpeg)