Share this link via
Or copy link
Jl. Pondok Pesantren Al-Asy'ari Keras
Perkemahan Satyadhara MTsN 15 Jombang dimulai dari halaman madrasah, Sabtu (26/9/2026) pagi. Anggota Dewan Galang Pramuka menjadi peserta kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 26–27 September 2026, di Bumi Perkemahan Lembah Giri, Wonosalam, Jombang. Pembukaan digelar mulai pukul 07.00. Seluruh guru dan karyawan MTsN 15 Jombang turut hadir mengenakan seragam Pramuka lengkap. Kepala madrasah bertugas sebagai pembina apel yang menandai dimulainya rangkaian Perkemahan Satyadhara.
Setelah apel pembukaan selesai, peserta bergerak menuju Bumi Perkemahan Lembah Giri, Wonosalam. Dari lingkungan madrasah, kegiatan kemudian berlanjut di kawasan perkemahan yang menjadi lokasi utama pelaksanaan Satyadhara hingga Minggu. Bagi anggota Dewan Galang, perpindahan lokasi tersebut membawa mereka keluar dari suasana rutinitas belajar di madrasah. Di bumi perkemahan, peserta menjalani rangkaian kegiatan Pramuka dalam suasana kebersamaan bersama anggota lainnya.
.jpeg)
Keterlibatan seluruh guru dan karyawan pada pembukaan menjadi bagian dari dukungan keluarga besar madrasah terhadap kegiatan tersebut. Kehadiran mereka juga membuat agenda pembukaan tidak hanya menjadi seremoni bagi peserta, tetapi menjadi momentum bersama sebelum peserta melanjutkan kegiatan di Wonosalam.
Perkemahan Satyadhara sekaligus memberi ruang bagi anggota Dewan Galang untuk mengikuti kegiatan kepramukaan dalam suasana yang berbeda. Selama dua hari, mereka berada di bumi perkemahan dan mengikuti agenda yang telah disiapkan hingga kegiatan berakhir pada Minggu, 27 September.
Halaman MTsN 15 Jombang menjadi titik awal. Bumi Perkemahan Lembah Giri menjadi tempat berlanjutnya cerita. Dari apel pembukaan bersama guru dan karyawan, anggota Dewan Galang kemudian menjalani pengalaman berkemah yang menjadi bagian dari aktivitas kepramukaan madrasah. Perkemahan Satyadhara pun tidak berhenti pada seremoni pagi. Setelah pembukaan, inti kegiatan berlangsung di tengah suasana perkemahan Wonosalam hingga Minggu. (Anik Zahra)