• iconmtsn15jombang@kemenang.go.id

icon Jl. Pondok Pesantren Al-Asy'ari Keras

Class Meeting MTsN 15 Jombang Jadi Ruang Kreativitas dan Sportivitas, Kelas 8B Sabet Juara Umum

Class Meeting MTsN 15 Jombang Jadi Ruang Kreativitas dan Sportivitas, Kelas 8B Sabet Juara Umum

Class Meeting MTsN 15 Jombang Jadi Ruang Kreativitas dan Sportivitas, Kelas 8B Sabet Juara Umum

Riuh tepuk tangan, sorak dukungan, dan semangat kompetisi memenuhi lingkungan MTsN 15 Jombang dalam gelaran Class Meeting 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 15, 17, dan 18 Juni 2026 itu menjadi penutup tahun ajaran yang tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga ruang aktualisasi bagi seluruh peserta didik.

 

Mengusung tema “Menumbuhkembangkan Kreativitas dan Sportivitas Peserta Didik MTsN 15 Jombang dalam Mewujudkan Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia”, class meeting tahun ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 dan 8. Selama tiga hari, halaman, lapangan, hingga ruang-ruang madrasah berubah menjadi arena kompetisi yang penuh energi.

 

Kegiatan ini digagas oleh Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) melalui bidang kesiswaan sebagai bagian dari penguatan bakat, minat, dan karakter peserta didik. Lebih dari sekadar pengisi jeda pasca-ujian, class meeting menjadi media pembelajaran yang memberi ruang pada siswa untuk berkompetisi secara sehat, membangun solidaritas, serta mengasah keberanian tampil.

 

Sebanyak 12 cabang lomba dipertandingkan dalam ajang ini, terbagi dalam dua kategori besar: olahraga dan seni. Di bidang olahraga, siswa bertanding dalam cabang tenis meja tunggal putra-putri, catur perorangan, voli beregu putra, dan futsal beregu putra. Sementara di bidang seni, kompetisi berlangsung lebih beragam, mulai dari Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tahfidz, kaligrafi kontemporer, pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Arab, pidato Bahasa Inggris, madrasah singer, hingga lomba vlog atau film pendek.

 

Seluruh cabang lomba menyedot antusiasme tinggi. Tidak sedikit pertandingan berlangsung ketat hingga babak akhir. Pada lomba pidato, misalnya, peserta menunjukkan keberanian berbicara dengan argumentasi yang matang. Di cabang MTQ dan tahfidz, suasana berubah khusyuk, sementara pada futsal dan voli, semangat kompetisi terasa begitu hidup.

 

 

Dari seluruh rangkaian perlombaan, kontingen kelas 8B keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan total 15 medali, terdiri dari 4 medali emas, 7 medali perak, dan 4 medali perunggu. Capaian tersebut menjadikan kelas 8B sebagai kontingen paling dominan tahun ini. Keberhasilan 8B tidak datang secara tiba-tiba. Konsistensi di hampir semua cabang menjadi kunci. Dari arena olahraga hingga panggung seni, nama mereka terus muncul dalam daftar peraih juara.

 

Kepala MTsN 15 Jombang, Dra. Umi Khoiriyah, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas semangat dan partisipasi seluruh siswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, class meeting bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana siswa belajar tentang proses, sportivitas, dan keberanian menunjukkan potensi.

 

“Madrasah harus memberi ruang bagi semua anak untuk berkembang. Tidak semua prestasi lahir dari ruang kelas. Ada yang tumbuh dari lapangan, dari panggung, dan dari keberanian tampil,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter. Melalui kompetisi, siswa belajar menghargai usaha, menerima hasil, dan membangun kerja sama. Sementara itu, pihak OSIM sebagai pelaksana menyebut class meeting tahun ini berjalan lebih hidup karena hampir semua cabang diikuti dengan antusias tinggi. Mereka berharap kegiatan semacam ini terus menjadi tradisi yang tidak hanya dinanti, tetapi juga membawa manfaat bagi perkembangan siswa.

 

Secara lebih luas, class meeting di MTsN 15 Jombang menjadi bagian dari implementasi layanan pendidikan sesuai bakat, minat, dan kemampuan peserta didik, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.

 

Dari lapangan futsal hingga ruang lomba pidato, dari papan catur hingga lembar kaligrafi, class meeting tahun ini menegaskan satu hal: pendidikan bukan hanya tentang nilai di rapor, tetapi juga tentang bagaimana anak-anak menemukan ruang untuk tumbuh. Dan selama tiga hari itu, MTsN 15 Jombang memberi ruang itu dengan cukup luas. (Anik Zahra)