• iconmtsn15jombang@kemenang.go.id

icon Jl. Pondok Pesantren Al-Asy'ari Keras

LT I 2026: Saat Tradisi Pramuka Berjumpa Literasi Digital di MTsN 15 Jombang

LT I 2026: Saat Tradisi Pramuka Berjumpa Literasi Digital di MTsN 15 Jombang

LT I 2026: Saat Tradisi Pramuka Berjumpa Literasi Digital di MTsN 15 Jombang

Lapangan MTsN 15 Jombang tampak lebih hidup dari biasanya pada 7–8 Februari 2026. Pionering selamat datang berdiri rapi, yel-yel sesekali pecah di udara, dan wajah-wajah muda para penggalang menyimpan satu semangat yang sama: belajar, berkompetisi, dan bertumbuh bersama. Itulah suasana Lomba Tingkat I (LT I) Pramuka tahun 2026, yang tahun ini mengusung tema “Penggalang Digital Nusantara: Membangun Tradisi dengan Literasi.”

 

Kegiatan yang diikuti oleh 100 peserta ini menjadi ruang pertemuan antara nilai-nilai klasik kepramukaan dan tantangan zaman digital. Tradisi tetap dijaga, disiplin tetap ditegakkan, namun cara berpikir dan berkreasi diarahkan untuk menjawab kebutuhan generasi hari ini.

 

 

Opening ceremony digelar dengan khidmat dan penuh semangat. Hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Madrasah MTsN 15 Jombang, seluruh guru, serta karyawan. Kehadiran pimpinan dan pendidik menjadi penanda bahwa kegiatan kepramukaan bukan sekadar agenda ekstrakurikuler, melainkan bagian penting dari pendidikan karakter di madrasah.

 

Apel pembukaan dipimpin oleh Kak Shobih, selaku Andalan Kwartir Ranting Diwek. Dalam amanatnya, Kak Shobih menekankan bahwa pramuka hari ini tidak cukup hanya tangguh secara fisik, tetapi juga cakap secara literasi, bijak bermedia, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif.

 

Tema besar LT I 2026 kemudian diterjemahkan dalam berbagai mata lomba yang dirancang variatif dan kontekstual. Para peserta mengikuti lomba pionering yang menguji ketelitian dan kerja sama tim; cerdas tangkas pramuka yang menantang daya pikir dan pemahaman kepramukaan; serta pidato yang melatih keberanian berbicara dan ketajaman gagasan.

 

Nuansa kekinian terasa kuat dalam lomba vlog, di mana peserta ditantang meramu cerita, pesan, dan visual secara kreatif. Sementara itu, cooking challenge menjadi ajang pembelajaran kemandirian dan manajemen sederhana di lapangan, dan step yel-yel menghadirkan warna keceriaan sekaligus kekompakan regu.

 

Seluruh rangkaian lomba tersebut memperebutkan piala tetap pembina dan piala bergilir Kamabigus, simbol prestasi sekaligus kehormatan yang menjadi incaran setiap regu. Namun lebih dari sekadar piala, LT I ini memberi ruang bagi peserta untuk belajar tentang sportivitas, kepemimpinan, dan kebersamaan.

 

Selama dua hari pelaksanaan, atmosfer perkemahan terasa dinamis. Ada lelah, ada tawa, ada tegang saat lomba, dan ada kelegaan ketika satu tantangan berhasil dilewati. Semua menjadi bagian dari proses pembentukan karakter yang tidak selalu bisa didapatkan di ruang kelas.

 

Melalui LT I 2026, MTsN 15 Jombang kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang utuh—menggabungkan nilai tradisi, karakter kepramukaan, dan kecakapan literasi digital. Di tengah arus teknologi yang terus bergerak cepat, para penggalang diajak untuk tetap berpijak pada nilai, sambil melangkah percaya diri menyongsong masa depan.

 

Dari lapangan pramuka itulah, benih-benih Penggalang Digital Nusantara ditanam: generasi yang tangguh, cerdas, berakar pada tradisi, dan siap membaca zaman. (AZ)