• iconmtsn15jombang@kemenang.go.id

icon Jl. Pondok Pesantren Al-Asy'ari Keras

Menjemput Minat, Menyapa Masa Depan: Siswa Kelas IX MTsN 15 Jombang Ikuti Pelatihan di MA Al Asy’ari

Menjemput Minat, Menyapa Masa Depan: Siswa Kelas IX MTsN 15 Jombang Ikuti Pelatihan di MA Al Asy’ari

Menjemput Minat, Menyapa Masa Depan: Siswa Kelas IX MTsN 15 Jombang Ikuti Pelatihan di MA Al Asy’ari

Belajar tidak selalu harus berlangsung di ruang kelas sendiri. Kadang, ia perlu berpindah tempat, bertemu suasana baru, dan menyentuh pengalaman yang lebih konkret. Itulah yang dialami siswa kelas IX MTsN 15 Jombang saat mendapat undangan mengikuti Pelatihan Keterampilan MTs/SMP di Madrasah Aliyah Al Asy’ari Keras, Diwek, Jombang, pada 12–13 Februari 2026.

 

Selama dua hari, para siswa mengikuti pelatihan yang dibagi dalam tiga sesi, mulai pukul 07.30 hingga 13.00 WIB, bertempat di ruang workshop MA Al Asy’ari. Sejak pagi, suasana sudah terasa dinamis. Para siswa datang dengan rasa ingin tahu, sekaligus sedikit gugup menghadapi pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya.

 

Pelatihan ini menghadirkan tiga bidang keterampilan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan zaman, yakni Multimedia, Tata Busana, dan Tata Boga. Ketiganya tidak sekadar diperkenalkan sebagai teori, melainkan langsung dipraktikkan dalam suasana kerja yang menyerupai dunia nyata.

 

Di ruang multimedia, siswa belajar mengenal perangkat dan proses produksi konten digital. Mereka diperkenalkan pada dasar-dasar desain, pengolahan visual, hingga teknik sederhana penyuntingan. Bagi sebagian siswa, ini menjadi pengalaman pertama menyentuh perangkat produksi secara langsung. Di sinilah kreativitas diuji, sekaligus diarahkan.

 

 

Sementara itu, di ruang tata busana, siswa berlatih ketelitian dan kesabaran. Mereka belajar mengenal pola, bahan, serta teknik dasar dalam proses pembuatan busana. Aktivitas ini bukan hanya soal menjahit, tetapi juga tentang kecermatan membaca detail dan memahami proses dari awal hingga akhir.

 

Di sesi tata boga, aroma masakan menjadi penanda semangat yang menguat. Para siswa belajar mengolah bahan, menakar komposisi, hingga menyajikan hasil dengan rapi. Di balik kegiatan memasak, terselip pembelajaran tentang kerja sama, manajemen waktu, dan tanggung jawab terhadap hasil kerja.

 

Pelatihan ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Ia menjadi ruang eksplorasi minat dan bakat, sekaligus jembatan bagi siswa kelas IX yang tengah berada di fase menentukan arah pendidikan berikutnya. Pengalaman berada di lingkungan madrasah aliyah, melihat fasilitas workshop, serta berinteraksi dengan instruktur, memberi gambaran lebih nyata tentang jenjang pendidikan lanjutan yang bisa mereka pilih.

 

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Meski jadwal cukup padat hingga siang hari, mereka tetap mengikuti setiap sesi dengan perhatian penuh. Ada tawa ketika mencoba hal baru, ada keseriusan saat praktik dimulai, dan ada rasa bangga ketika hasil kerja dapat ditunjukkan.

 

 

Bagi MTsN 15 Jombang, keikutsertaan dalam pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan siswa, bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang nilai rapor, tetapi juga keterampilan hidup. Di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, kemampuan adaptif dan kecakapan praktis menjadi bekal penting bagi generasi muda. Kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi antar lembaga pendidikan di lingkungan Jombang. Kolaborasi semacam ini membuka ruang belajar yang lebih luas dan memperkaya pengalaman siswa.

 

Dua hari mungkin terasa singkat. Namun dari ruang workshop MA Al Asy’ari Keras, para siswa kelas IX MTsN 15 Jombang pulang dengan sesuatu yang lebih dari sekadar pengalaman praktik. Mereka membawa perspektif baru—bahwa masa depan dapat dirancang sejak sekarang, melalui keberanian mencoba dan kesungguhan belajar. (Anik Zahra)