• iconmtsn15jombang@kemenang.go.id

icon Jl. Pondok Pesantren Al-Asy'ari Keras

MTsN 15 Jombang Borong Juara di Festival Bulan Bahasa MAN 5 Jombang

MTsN 15 Jombang Borong Juara di Festival Bulan Bahasa MAN 5 Jombang

MTsN 15 Jombang Borong Juara di Festival Bulan Bahasa MAN 5 Jombang

Jombang — Suasana penuh semangat mewarnai ajang Festival Bulan Bahasa 2025 yang digelar oleh MAN 5 Jombang pada awal 21 - 23 Oktober lalu. Kegiatan tahunan yang diikuti oleh siswa-siswi SMP/MTs se-Kabupaten Jombang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta kemampuan berbahasa dalam tiga bahasa utama: Indonesia, Inggris, dan Arab.

 

Beragam lomba digelar dalam festival ini, mulai dari Pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Arab, dan Mendongeng, hingga Olimpiade 3 Bahasa yang mencakup Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab. Seluruh peserta berkompetisi dalam satu babak penilaian yang berlangsung ketat. Setelah melalui proses rekapitulasi yang cermat, diumumkanlah para juara yang berhasil mengukir prestasi gemilang.

 

Dalam ajang bergengsi ini, MTsN 15 Jombang tampil luar biasa dengan meraih tiga piala sekaligus. Alyatul Rohma berhasil meraih Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Inggris (English Speech Competition). M. Haidar Zulfahmi menyabet Juara 2 Olimpiade Bahasa Inggris. Dewi Nawang Wulan memperoleh Juara 3 Olimpiade Bahasa Indonesia. Ketiga siswa tersebut menjadi kebanggaan besar bagi madrasah dan membawa nama baik MTsN 15 Jombang di tingkat kabupaten.

 

Kepala MTsN 15 Jombang, M. Makhi, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas pencapaian siswanya dalam ajang tersebut. “Alhamdulillah, ini adalah anugerah sekaligus hasil dari kerja keras para siswa dan guru pembimbing. Kami bangga karena anak-anak mampu bersaing dengan sekolah dan madrasah lain di tingkat kabupaten,” ujarnya.

 

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari semangat belajar dan disiplin yang terus ditanamkan di lingkungan madrasah. “Di MTsN 15 Jombang, kami berusaha menciptakan budaya akademik yang seimbang antara ilmu, karakter, dan kreativitas. Ketiga aspek itu menjadi modal penting bagi siswa untuk berprestasi,” tambahnya.

 

 

Menurut M. Makhi, ajang Festival Bulan Bahasa merupakan momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa, baik bahasa nasional maupun bahasa internasional dan bahasa agama. “Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga jendela ilmu dan peradaban. Dengan menguasai bahasa, anak-anak kita bisa menjelajahi dunia, berdialog dengan banyak budaya, dan tetap berakar pada nilai-nilai bangsa dan agama,” tuturnya.

 

Sementara itu, guru pembimbing lomba Bahasa Inggris, Ni’matuz Zahroh, M.Pd., mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan secara intensif selama beberapa minggu sebelum perlombaan. “Anak-anak berlatih setiap hari sepulang sekolah. Kami berfokus pada penguasaan materi, teknik berbicara, dan rasa percaya diri. Saat hasil diumumkan, kami semua merasa haru dan bangga,” katanya.

 

Salah satu pemenang, Alyatul Rohma, juga membagikan pengalamannya. “Awalnya saya gugup karena peserta lain hebat-hebat. Tapi saya berusaha fokus, berdoa, dan mengingat semua latihan yang telah diajarkan Miss Anik. Saya tidak menyangka bisa meraih juara pertama,” ungkap siswi kelas 9A itu dengan senyum bahagia.

 

Prestasi gemilang MTsN 15 Jombang dalam ajang ini membuktikan bahwa madrasah bukan hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dalam kompetisi akademik dan kebahasaan. Kolaborasi antara guru, siswa, dan dukungan orang tua menjadi kunci utama keberhasilan tersebut.

 

Menutup wawancara, Kepala MTsN 15 Jombang menegaskan harapannya agar semangat juang siswa terus terjaga. “Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi siswa-siswi lain. Jangan cepat puas, karena masih banyak tantangan dan peluang di depan. Terus belajar, berlatih, dan berdoa agar prestasi MTsN 15 Jombang semakin gemilang di masa mendatang,” pungkasnya.

 

Dengan perolehan tiga juara dalam satu ajang bergengsi ini, MTsN 15 Jombang kembali menegaskan posisinya sebagai madrasah berprestasi yang konsisten mencetak generasi cerdas, berakhlak, dan berdaya saing tinggi di tingkat kabupaten dan provinsi. (Anik Zahra)