Share this link via
Or copy link
Jl. Pondok Pesantren Al-Asy'ari Keras
Di tengah kesibukan menyelesaikan berbagai agenda pendidikan menjelang akhir tahun pelajaran, keluarga besar MTsN 15 Jombang memilih sejenak menepi dari rutinitas. Sabtu, 6 Juni 2026, guru dan tenaga kependidikan berkumpul dalam kegiatan doa bersama dan istighotsah rutin yang berlangsung di kediaman Kepala MTsN 15 Jombang, Dra. Umi Khoiriyah, M.Pd.I, di Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Kegiatan yang telah menjadi tradisi spiritual madrasah tersebut dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MTsN 15 Jombang. Hadir pula jajaran komite madrasah serta beberapa Kepala sekolah di lingkungan yayasan Al-Asy'ari.
Sejak siang selepas pelaksanaan ASAT hari kelima, suasana rumah shohibul bait telah dipenuhi para tamu yang datang dengan wajah hangat dan penuh keakraban. Tidak ada sekat jabatan maupun tugas. Semua hadir sebagai keluarga besar madrasah yang dipersatukan oleh satu tujuan: memanjatkan doa dan memohon keberkahan untuk lembaga, peserta didik, serta seluruh civitas madrasah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan dzikir dan tahlil yang dipimpin oleh ustaz M. Zuhdi. Lantunan kalimat thayyibah mengalun khusyuk memenuhi ruangan. Satu demi satu bacaan dzikir dilafalkan bersama, menghadirkan suasana teduh yang jarang ditemukan di tengah hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa tahlil yang dipimpin oleh ustaz Basyar, selaku perwakilan Komite Madrasah. Dalam doa tersebut, dipanjatkan harapan agar seluruh keluarga besar MTsN 15 Jombang senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam menjalankan amanah pendidikan, serta keberkahan dalam setiap langkah pengabdian.
Suasana semakin khidmat ketika doa khotmil Al-Qur'an dipimpin oleh ustaz Nizar Ahmad. Doa tersebut menjadi penutup rangkaian amaliah yang telah dilaksanakan, sekaligus ungkapan syukur atas nikmat ilmu dan kesempatan yang terus diberikan Allah SWT kepada seluruh warga madrasah.
Dalam sambutannya sebagai shohibul bait, Kepala MTsN 15 Jombang, Dra. Umi Khoiriyah, M.Pd.I, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya dibangun melalui program kerja, inovasi pembelajaran, maupun capaian akademik semata, tetapi juga melalui kekuatan doa yang dipanjatkan bersama.
Menurutnya, kegiatan istighotsah dan doa bersama merupakan ikhtiar batin yang perlu terus dirawat. Sebab, pendidikan pada hakikatnya bukan hanya proses transfer ilmu, tetapi juga proses menanamkan nilai, membangun karakter, dan menghadirkan keberkahan dalam setiap aktivitas.
“Madrasah ini dibangun oleh banyak tangan, banyak pikiran, dan banyak doa. Karena itu, kebersamaan seperti ini perlu terus dijaga. Semoga Allah memberikan kemudahan dalam setiap ikhtiar yang kita lakukan untuk mendidik anak-anak,” tuturnya.
Lebih lanjut, Umi Khoiriyah mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus memperkuat sinergi, menjaga semangat melayani, dan menjadikan pekerjaan sebagai ladang ibadah. Ia meyakini bahwa pendidikan yang dijalankan dengan hati akan menghasilkan dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar pencapaian angka dan prestasi.

Kegiatan yang berlangsung sederhana tersebut justru menghadirkan suasana hangat dan penuh makna. Di sela-sela acara, para guru tampak saling berbincang, bertukar cerita, dan mempererat silaturahmi. Momen seperti ini menjadi ruang penting untuk menguatkan rasa kebersamaan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan MTsN 15 Jombang.
Bagi keluarga besar madrasah, doa bersama bukan sekadar agenda rutin bulanan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap keberhasilan selalu diawali dengan ikhtiar dan disempurnakan dengan doa. Ketika ilmu dan spiritualitas berjalan beriringan, pendidikan tidak hanya melahirkan generasi yang cerdas, tetapi juga pribadi yang berakhlak dan berkarakter. (Anik Zahra)